Oleh : Kriswandaru ES, M.Psi, Psikolog (12 Februari 2010)

Bagi beberapa orang saat menghadapi psikotes menganggap sebagai sesuatu yang berat dan menakutkan. Padahal sebenarnya psikotes bukanlah sesuatu yang menakutkan. Tujuan dari psikotes adalah untuk mengungkap kemampuan yang ada dalam diri seseorang. Psikotes bisa dilakukan untuk proses seleksi dan rekrutmen karyawan, penjurusan sekolah untuk siswa SMU atau secara individu untuk perencanaan karier maupun pengembangan diri.

Walaupun psikotes sebenarnya bukan merupakan sesuatu yang perlu ditakutkan namun bukan berarti saat psikotes tidak serius. Tetap kerjakan psikotes dengan serius dan bersungguh-sungguh. Apabila tidak bersungguh-sungguh maka akan merugikan. Bila mengikuti psikotes untuk proses seleksi atau rekrutment dan tidak serius maka kemungkinan untuk dapat diterima akan kecil. Sama halnya pada saat psikotes untuk penjurusan sekolah ataupun perencanaan karier bila tidak serius maka hasil psikotes akan tidak maksimal. Jadi saat mengikuti psikotes maka kerjakanlah dengan sungguh-sungguh dan dengan serius.

Berikut ini ada beberapa hal yang dapat diperhatikan dan dapat dilakukan dalam menghadapi psikotes :

1.        Istirahat yang cukup

Malam hari sebelum pelaksanaan psikotes akan lebih baik kalau istirahat atau tidur yang cukup agar Anda dapat berkonsentrasi dengan baik dan tidak terganggu dengan kantuk atau lelah badan. Ada kemungkinan psikotes berjalan mulai dari pagi sampai dengan sore maka kondisi yang fit sangat dibutuhkan.

2.        Persiapkan alat tulis yang perlu dibawa

Persiapkan alat tulis dengan baik seperti pensil, bolpoin, penghapus dan lain sebagainya. Akan lebih baik bila Anda membawa pensil atau bolpoin lebih dari satu sehingga ada pensil atau bolpoin cadangan.

3.        Ikuti instruksi yang ada

Tiap tes akan ada instruksi cara pengerjaannya. Untuk itu perhatikan instruksi cara pengerjaan yang ada dan apabila belum jelas maka jangan malu untuk bertanya. Apabila tidak paham cara mengerjakan maka kemungkinan besar akan salah mengerjakannya sehingga hal tersebut akan merugikan.

4.       Tidak perlu curang dalam psikotes

Pada saat psikotes tidak perlu curang seperti curi-curi waktu atau mencontek jawaban orang lain. Hal tersebut akan merugikan. Kalau ada perintah untuk berhenti mengerjakan maka sebaiknya Anda juga berhenti mengerjakan dan jangan menjawab asal-asal. Kerjakan apa adanya sesuai dengan kondisi Anda.

Dengan mengikuti beberapa hal tersebut maka Anda telah siap untuk mengerjakan rangkaian psikotes dengan baik.

http://aletheia-consultant.com