Dhuaarr, di negara ini paling hectic (x , x) Mungkin karena aku sudah lelah~. Temenku, sebut saja Mawar, yang menemaniku selama di Amsterdam dan Brussel sudah pulang ke negaranya. Posisinya digantikan oleh temenku yang lain, si Melati. Doi menemaniku ke Prancis dan Italia. Sedangkan aku, aku, aku….. aku capeeeekk… Asli, beneran pengen pulang, pengen sleep in, emang sih hobiku selama ini males malesan, T___T

Sooo…. lanjut dari bandara Orly di Prancis, kita terbang ke Roma!!! JENG, JENG, JEEENGG!!! sampai di bandara Rome Fumiciano pagi jam 07.30. Di pesawat kita beli tiket bus menuju stasiun Termini untuk menitipkan koper (deposito bagagli), fuh~

Tiket-tiket di Italia

Tiket-tiket di Italia

Lokasi deposito bagagli ada di basemen, dan biasanya sudah antri panjang. Beruntung kaki-kakiku yg pendek ini berlari kencang sehingga sanggup menclok di belakang antrian yang masih belum mengular😀

Dari Termini, kita beli 1 day ticket buat selama di Roma. Lalu kita jalan ke Colloseum

Colloseum, panaaass

Colloseum, panaaass

Di Roma, cuacanya cukup sejuk dan kalau siang panaaas, padahal bulan Desember.

sepanjang memandang Palatine Hill

sepanjang memandang Palatine Hill

Dasar orang males, kita sepakat ngga mau naik bukit😀 So, kita lanjut deh jalan ke Basilika San Paolo

di dalam Basilika San Paolo

di dalam Basilika San Paolo

Selanjutnya kita naik bis menuju Vatikan City😀

di tengah St. Peter's square

di tengah St. Peter’s square

Sampai di Vatikan, kelihatan St. Peter’s square dengan tugu yang menjadi ciri khasnya. Yuk masuk ke dalam Basilika St. Peter, atau yg lebih dikenal masyarakat kita dengan sebutan Vatikan, hehe

Altar di Basilika St. Peter (Vatikan

Altar di Basilika St. Peter (Vatikan

Altar di Basilika St. Peter (Vatikan)

Altar di Basilika St. Peter (Vatikan) sesuai yang terlihat di tipi tipi😀

Waktu kita ke sini itu hari Minggu, temans… ceritanya kita mau ikutan Misa. Eh ngga dibolehin, karena Misa hanya untuk jemaat saja. Seandainya kita ngga gendong ransel dan ngga pake jeans belel mungkin dibolehin yak

Sore itu kita lanjut ke stasiun St. Maria Novella di Florence, tentu saja setelah antri ambil koper di stasiun Termini, fiuh~ Untung waktunya kekejar loh

Di sini kita check in di hotel Novella. Langsung deh bobok puless, ZzZZzzzZZzz….zzzZZzz.. Oiya, sebenernya ini bukan hotel, cuma apartemen jaman kuno yang disewakan kamar-kamarnya untuk turis. Susah banget nyari gedungnya karena kita pikir bentuk bangunannya adalah hotel, jyahhh…. Selain itu, bathroomnya sharing choyy, dan tisunya ngga diRefill, alias ew!

Besoknya baru deh kita explor Florence. Kita mengunjungi Katedral St. Maria atau Duomo, tapi waktu itu lagi ada pekerjaan perombakan, yaaaaaahhhhh T___T

Untung masih bisa difoto bagian depannya yak🙂

Duomo or St. Maria Cathedral

Duomo atau St. Maria Cathedral (tampak depan)

Sebenernya di sini ada museumnya leonardo da vinci dan ada galeri Uffizi, tapi kita ngga masuk ke dalam museum. Kita malah menysuri lorong-lorong sempit khas Italy😀 *kayak di pelem Hollywood.

Kemudian kita lanjut naek kereta ke Pisa. Mau ngecek betulan miring atau udah dilurusin😀

Pisanya masih miring ternyata

Pisanya masih miring ternyata

Di eropa, matahari cepet banget ilangnya. Plus karena kita nglamun selama di bis, jadi malah kebawa balik ke halte awal, waksss…

Malam itu kita lanjut jalan menuju Venice, dan begitu sampai di statsiun Venezia St. Lucia, langsung disambut oleh the grand canal, wow….eh brrr dhing

Hotel yang dituju, Hotel Universo & Nord, hanya 5 minit atau bahkan cuma 3 minit yak, saking deketnya, cuma sebelahan doang. Agak mahal sih emang, dan gedungnya lawas, tapi bersih kok. Langsung kita kolaps di kasur, terlebih aku, rasanya capekkkk…..

Pagi yang cerah di Venice ternyata ngga panas seperti di Rome. Mungkin karena deket laut jadi dingin brrrrrr….. Kita beli tiket gondola yg dijual di kantor turis OEBB di stasiun. Harganya mahal GILAKKK…. dan menyesal juga beli paket gondola+tur, karena tur nya PAYAH…dan gondolanya susah dicari, untung aja ketemu… kalau sampai telat dan ketinggalan Gondola kan bisa nangis guling guling kita T______T

Venice, yang tenang

Venice, yang tenang dan dingin…

Venice

Gondola untuk couple biasanya lebih mewah, dan bayarnya juga LEBIH

Gondola serenade, atau lebih dikenal sebagai gondola untuk couple harganya lebih mahal…. lebih dari 50 Euro. Di sana kita papasan sama gondola serenade, tapi yang naek 2 cowok chinese yg sibuk nutupin muka. Lah mas, kok malu sih, ga papa loh😀

Oiya, ternyata naik gondola itu dimulai dari muka laut yang lebih berombak, padahal kita ga dikasih life jacket. Duh, ngeri dah… Pas gondolanya goyang-goyang kena ombak,  spontan aku bilang, “I cant swim…” Bule di depanku ngakak, wak wak wak… *jadi malu